Sosialisasi Pencegahan Penyalahgunaan NAPZA di Paroki Rantau Prapat dan Paroki Bandar Baru

Sosialisasi Pencegahan Penyalahgunaan NAPZA

di Paroki St. Petrus Rasul Rantau Prapat

rantau

Peserta Sosialisasi Anti Narkoba di Paroki Rantau Prapat Melakukan Foto Bersama

Pada 28 Juli 2019, kegiatan sosialisasi dilaksanakan di Paroki St. Petrus Rasul Rantauprapat. Adapun tujuan dari sosialisasi ini adalah untuk pencegahan dalam penyalahgunaan narkoba pada kalangan remaja. Karena kita telah mengetahui, bahwa zaman sekarang ini banyak sekali kalangan remaja atau pun dewasa yang sudah menyalahgunakan narkoba. Oleh sebab itu, Paroki St. Petrus Rasul Rantauprapat mengundang Yayasan Caritas sebagai narasumber dalam menyampaikan penyuluhan narkoba. Narasumber yang bertugas untuk menyampiakna sosialisasi tentang narkoba yaitu Sr. Aurel dan Ningsih.

Penyuluhan narkoba dimulai pada pukul 13.00 – 14.00 WIB. Peserta sosialisasi dihadiri oleh anak-anak asrama putri dan asrama putra. Jumlah peserta yang hadir dalam penyuluhan narkoba sebanyak 177 orang. Kegiatan penyuluhan tersebut berjalan dengan baik dan lancar. Dan peserta juga sangat aktif dalam hal bertanya tentang narkoba. Karena mereka sangat ingin mengetahui apa dan bagaimana seseorang bisa kecanduan dalam menggunakan narkoba. 

Sosialisasi Pencegahan Penyalahgunaan NAPZA

di Paroki Sang Penebus Bandar Baru

bndar baru 1Fasilitator dari Yayasan Caritas PSE sedang Menyampaikan Materi

Pada 09 Juli 2019, kegiatan sosialisasi dilaksanakan di Paroki Bandar Baru. Adapun tujuan dari sosialisasi ini adalah untuk pencegahan dalam penyalahgunaan narkoba pada kalangan remaja dan dewasa. Karena kita telah mengetahui, bahwa zaman sekarang ini banyak sekali kalangan remaja atau pun dewasa yang sudah menyalahgunakan narkoba. Oleh sebab itu, Paroki Bandar Baru mengundang Yayasan Caritas sebagai narasumber dalam menyampaikan penyuluhan narkoba. Narasumber yang bertugas untuk menyampiakna sosialisasi tentang narkoba yaitu Taufik, Arum dan Ningsih. 

Penyuluhan narkoba dimulai pada pukul 10.00 – 12.00 WIB. Peserta sosialisasi dihadiri oleh Orang Muda Katolik (OMK) dan orangtua dari Paroki Bandar Baru. Jumlah peserta yang hadir dalam penyuluhan narkoba sebanyak 35 orang. Kegiatan penyuluhan tersebut berjalan dengan baik dan lancar. Dan peserta juga sangat aktif dalam hal bertanya tentang narkoba, baik kaum muda maupun orangtua. Dan para orangtua juga bertanya, apa tindak selanjutnya ketika sudah selesai melaksanakan penyuluhan tersebut. Karena para orangtua juga sangat berhati-hati bahwasannya di kabupaten Karo juga sudah terdapat pengedar narkoba.