Launching Program Optimalisasi Pariwisata Kawasan Danau Toba Tanggal 29 – 30 Januari 2019

Berdasarkan visi dan misi Yayasan Caritas PSE KAM, program gerakan “Melindungi dan Mengelola Sumber Ekonomi Masyarakat” merupakan tanggung jawab Caritas khususnya di wilayah Keuskupan Agung Medan. Perlindungan dan pengelolaan sumber ekonomi masyarakat lokal adalah sesuatu yang amat terabaikan selama ini.  Hal itu menjadikan masyarakat semakin miskin dan tertinggal.

Dengan  adanya keputusan dari Presiden bahwa kawasan Danau Toba akan dijadikan distinasi pariwisata, maka semakin besar kemungkinan bahwa hak hidup masyarakat lokal yang ada di kawasan Danau Toba akan semakin disingkirkan. Program ini dilaksanakan di 3 desa yang terletak dipusat kawasan pariwisata dengan luas total wilayah 3 desa tersebut dengan penerima manfaat langsung sebanyak 300 Kepala Keluarga terdiri dari pedagang dikawasan penatapan Sibaganding sebanyak 50 KK, petani kopi sebanyak 150 KK dan masyarakat lainnya sebanyak 100 KK. Ditambah Orang muda sebanyak 66 Orang. Kelompok sasaran difokuskan terhadap partisipasi perempuan.

Untuk menjalankan misi ini maka terlebih dahulu dilakukan kegiatan pembukaan program agar para pemangku kepentingan serta masyarakat mengetahui tujuan dari program ini. Kegiatan Lounching Program Optimalisasi Pariwisata Kawasan Danau Toba dan Lokakarya Seluruh Pemangku Kepentingan Terkait Pembentukan Tim Penyusun Buku dan Pengadaan Lokasi Spot Wisata dilakukan di 2 temapt yaitu di Kantor Nagori Sibaganding Kec. Girsang Sipanganbolon Kab. Simalungun dan di Gereja Katolik St. Mikael Stasi Motung Desa Motung Kec. Ajibata Kab. Toba Samosir.

Kegiatan ini dihadiri oleh Direktur Pemasaran BPODT Basar Simanjuntak, Direktur Industri BPODT Rommy F, Ketua Yayasan Caritas PSE KAM Ir.Todo Agustinus Pasaribu, Direktur Yayasan CaritasPSE KAM RP. Markus Manurung OFM,Cap, Pastor Paroki Parapat RP Hiasintus Sinaga OFM, Cap, Camat Girsang Sipanganbolon Boas Sinaga, SekCam Ajibata, Tokoh adat, Tokoh agama, pemerintah setemapat dan prwakilan masyarakat dari ketiga desa yang menjadi lokasi program.

Dengan dilakukan kegiatan ini diharapkan terjalin kerjasama antara pemerintah, Yayasan Caritas PSE KAM serta masyarakat yang menjadi penerima manfaat dapat berjalan dengan baik agar program ini bisa berjalan sesuai dengan target yang diharapkan.