Acara Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pusat Perawatan Dan Pemulihan Adiksi Narkoba Oleh Yayasan Caritas Pse Keuskupan Agung Medan

Pada 29 November 2016 dilaksanakan peletakan batu Pertama Pembangunan Pusat Perawatan dan Pemulihan Adiksi Narkoba oleh Yayasan Caritas PSE Keuskupan Agung Medan. Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait.

Caritas PSE KAM telah memulai layanan sosial terkait penggunaan narkoba sejak tahun 2010 di Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara. Bentuk pelayanan yang diberikan antara lain meliputi penjangakauan dan pendampingan komunitas pengguna narkoba, program penyuluhan dan pencegahan, serta program pengurangan dampak buruk narkoba.



Setelah melakukan pelayanan selama satu tahun di masyarakat, kami menemukan fakta bahwa sebagian besar klien yang dijangkau memerlukan beberapa layanan yang berkaitan dengan pusat pemulihan adiksi, layanan perwatan, dukungan dan pengobatan HIV-AIDS, bantuan hukum (terutama bagi pengguna narkoba). Salah satu layanan yang mendesak dibutuhkan adalah pusat perawatan dan pemulihan adiksi. Pusat perawatan ini adalah tempat untuk menyediakan program komprehensif bagi para pengguna narkoba untuk memulihkan kecanduan mereka.

Merespon situasi di atas, Yayasan Caritas PSE memutuskan untuk membangun pusat perawatan dan pemulihan adiksi di Kota Medan. Pusat perawatan ini bukan hanya dibangun untuk menyediakan layanan kesehatan untk para pengguna narkoba yang hidup dalam situasi beresiko, tetapi juga sebagai “jembatan” bagi orang-orang yang hidup dan terdampak dengan permasalah narkoba untuk meningkatkan kualitas kehidupan. Kami percaya bahwa kesehatan bukan hanya tentang merawat dan melindungi diri dari infkesi sebuah penyakit, kesehatan juga mencakup beberapa aspek lainnya dalam kehidupan seperti kesehatan mental, emosional, sosial, dan spiritual. Oleh karena itu kami juga mengembangkan layanan bagi para pengguna narkoba untuk meningkatkan pendidikan, kewaspadaan, kemampuan dan kapasitas serta melibatkan mereka dalam setiap kegiatan di masyarakat.

Saat ini daya tampung pasien rawat inap di pusat rehabilitasi adalah sebanyak 20 orang (5 orang/kamar x 4 kamar). Data klien pengguna narkoba yang terlayani di pusat rehabilitas Caritas sejak Agustus 2011 sampai dengan Oktober 2016 mencapai 223 orang. Saat ini Yayasan Caritas PSE telah menjadi salah satu rujukan utama Badan Nasional Narkotika dan Kementrian Sosial Republik Indonesia untuk pusat perawatan dan pemulihan adiksi bagi para pengguna narkoba di wilayah Kota Medan dan Sumatera Utara, hal ini dibuktikan dengan adanya Surat Keputusan Menteri Sosial tentang Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) untuk para pengguna Narkoba di Wilayah Sumatera Utara dan Surat Kesepakatan Bersama (MOU antara Badan Narkotika Nasional dan Caritas PSE untuk memberikan perawatan kepada para penggunan Narkoba di wilayah Sumatera Utara.

Daya tampung terbatas menyebabkan keterbatasan Caritas PSE KAM untuk melayani pengguna yang ingin direhab sehingga muncul kebutuhan untuk membangun pusat pemulihan adiksi dengan kapasitas yang lebih besar. Pembangunan Pusat Rehabilitasi Caritas PSE di lokasi yang baru terletak di Jalan W. Supratman Lubuk Pakam I-II, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang.Pembangunan ini karena pertimbangan kapasitas tempat perawatan yang ada hanya dapat menampung maksimal 20 orang klien untuk satu kali periode rawat inap (3 bulan), sementara kebutuhan perawatan dalam satu periode rawat inap rata-rata 30-40 orang sehingga tidak memungkinkan untuk kami menerima klien melebihi kapasitas yang dimiliki.

Pemerintah Jepang pada tanggal 10 November 2016 yang lalu melalui program Grant Assistance for Grassroots Human Security Projects telah menyatakan dukungan untuk pembangunan gedung pusat perawatan dan pemulihan adiksi narkoba di Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang. Dukungan tersebut dinyatakan dengan support pembangunan gedung Rehabiltasi dan pemulihan adiksi Narkoba senilai Rp1.041.260.000 (Satu Milyar Empat Puluh Satu Juta Dua Ratus Enam Puluh Ribu Rupiah).

Melalui proyek pembangunan pusat perawatan dan pemulihan adiksi ini, kami merencanakan meningkatakan kapasitas daya tampung pusat rehabilitasi menjadi 60 orang klien dalam satu periode rawat inap, sehingga pada saat ada kebutuhan untuk melakukan proses terapi dan rehabilitasi tidak ada lagi daftar tunggu yang harus dibuat dan kami dapat memberikan dukungan dengan segera. Semoga dengan hadirnya pusat rehabilitasi ini, pelayanan Caritas PSE Keuskupan Agung Medan semakin berkembang.

Medan, 29 November 2016 Yayasan Caritas Pengembangan Sosial Ekonomi Keuskupan Agung Medan (PSE KAM)