Karya Caritas PSE di bidang Emergensi Response di Aceh Pidie Jaya

Pada tanggal 13 Februari-03 Maret 2017, Yayasan Caritas PSE Keuskupan Agung Medan yang tergabung dalam joint response jaringan ERCB ((Emergecy Reponse Capacity Building) berperan dalam pendistribusian paket kesehatan (hygiene kit) kepada masyarakat terdampak gempa di Kecamatan Trienggading, Pidie Jaya-Aceh. Jaringan ERCB terdiri dari Yayasan Pusaka Indonesia, Vivat, Bina Swadaya, Caritas PSE Keuskupan Agung Medan , Karina KWI dan Perdhaki. Desa yang menjadi sasaran proyek di 2 (dua) lokasi yaitu Desa Tampui dan Desa Jijiem, yang memperoleh akses terhadap sarana sanitasi barang-barang kebersihan individu dan keluarga.

Tim Caritas PSE yang dibantu Karina KWI berkoordinasi dengan Lembaga Pusaka tentang rencana packing dan distribusi hygiene kit.


Daftar penerima manfaat hygiene kit berjumlah 321 KK (1071 Jiwa) untuk Desa Tampui yang dibagi menjadi 4 dusun yaitu Teungoh, Baroh, Panton Beurasan dan Blang. Sedangkan untuk desa Jijiem berjumlah 155 KK (550 jiwa) yang dibagi menjadi 2 dusun yaitu Teunong dan Baroh. Total keseluruhan penerima manfaat 476 KK (1621 jiwa). Barang sanitasi yang didistribusikan antara lain; ember, sabun cream ekonomi, telon oil, sikat gigi formula, pepsodent, sabun mandi, shampoo saset lifeboy, shampoo eskulin untuk balita, sikat gigi kodomo anak 2 in 1, sanitary napkin (laurier), diapers confidens, nail cutter, dan jhonson and jhonson baby.



Setelah melalui tahap pendistribusian, kita melakukan kegiatan monitoring kepada masyarakat penerima manfaat di dua desa tersebut tentang barang yang sudah mereka terima. Maka informasi yang kita terima, pendistribusian dan pimilihan barang sanitasi sangat tepat dan merupakan kebutuhan yang sangat mendesak bagi keluarga. Barang yang mereka miliki sebagian sudah tidak layak pakai. Masyarakat terbantu dengan paket yang mereka terima dan sangat meringankan beban kebutuhan melihat hasil panen pertanian belum dapat dipanen dalam waktu dekat.