Animasi dan Motivasi Karya Pastoral Sosial Ekonomi Kepada Pse Se-Paroki Pakkat

Animasi dan Motivasi Karya Pastoral Sosial Ekonomi Kepada Pse Se-Paroki Pakkat Pada hari Jumat, 15 Januari 2016, Team dari Yayasan Caritas PSE KAM yaitu Pastor Markus Manurung, OFMCap selaku direktur, Buha Simbolon dari Divisi EKORA dan Alfian Fransiskus Simamora, S.Ag dari divisi Spritualitas tiba di Paroki Santo Yohannes Pembaptis Pakkat. Tujuan team dari Yayasan Caritas PSE KAM datang ke tempat ini untuk mengisi kegiatan Rapat paripurna Paroki Santo Yohannes Pembaptis Pakkat dengan memberikan animasi dan motivasi karya pastoral sosial ekonomi kepada seksi PSE Paroki dan umat se-Paroki Santo Yohannes Pembaptis Pakkat pada hari Sabtu, 16 Januari 2016. Keesokan harinya 16 Januari 2016 Pastor Markus Manurung, OFMCap memberikan sosialisi mengenai Yayasan Caritas PSE KAM tentang pengertian dan apa saja kegiatan yang dilakukan.

Sosialisasi ini diberikan di tengah-tengah rapat paripurna Paroki Pakkat. Jumlah peserta yang hadir pada saat itu 81 orang termasuk Pastor Paroki dan Pastor Rekan. Selama ini, sebagian besar umat diparoki Pakkat beranggapan bahwa Yayasan Caritas PSE KAM hanya membagi-bagi ternak, bibit, dan uang. Pastor Markus Manurung ingin mengubah mindset umat lewat penyuluhan yang diadakan di Paroki Pakkat agar umat mampu berkolaborasi dengan Paroki dan Pemerintah dalam mengembangkan taraf ekonomi dalam bidang pertanian dan peternakan, menjalin solidaritas, berinteraksi antar sesama umat dengan baik, mampu mengolah dan memperhatikan masalah sosial, serta memahami potensi yang ada dalam diri dan mengolah lingkungan mereka sehingga berdampak positif bagi keluarga dan kelompok mereka sendiri. Suatu pekerjaan itu harus efektiv, efisien, relevan, achievable, serta sustainibility.

Umat sangat antusias mendengarkan dari awal hingga akhir penjelasan dari Pastor Markus, OFMCap mengenai Yayasan Caritas PSE KAM. Dengan adanya sosialisasi ini umat semakin menyadari apa itu PSE KAM, apa-apa saja yang dilakukan, bagaimana prosedur, dan tujuannya serta mampu bekerjasama demi mewujudkan kesejahteraan umat, mandiri dan bermartabat. Selain itu juga umat diharapkan mampu melihat potensi yang ada dan mampu meminimalisir masalah sosial yang ada ditempatnya.