Sekilas Pelayanan Divisi Kesehatan Khusus

Caritas PSE KAM memiliki divisi kesehatan khusus yang melayani para pengguna narkoba (junkie) dan orang yang terinfeksi HIV (ODHA). Pelayanan dilakukan di dua tempat, pertama, Rumah Singgah Caritas PSE, sebagai Pusat informasi HIV dan Narkoba, dengan kegiatan penjangkauan ke daerah penggunaan narkoba dan ke rumah sakit khusus ODHA, penyuluhan ke sekolah, pendampingan di Lapas, pemuda mesjid dan gereja, konseling, sesi di Radio Maria, pelatihan dan pendidikan seputar HIV dan Narkoba ). Rumah Singgah Caritas PSE bertempat di jalan Sei Asahan no.36 Tanjung Rejo, Medan Sunggal 20122, 061-8200268. Pelayanan kedua, Recovery Center, sebagai pusat pemulihan dan perawatan pecandu Narkoba yang ingin dipulihkan dengan rawat inap selama 6 bulan. Kegiatan menggunakan pendekatan humanis, detoksifikasi, konseling, olahraga, pendidikan, dan pelatihan. Recovery Center beralamat di jalan Bougenville Dalam No. 1 Komplek Kejaksaan , Medan, 061-8364372. Dari pelayanan ini, diharapkan kesempatan bagi kita umat pilihan Allah untuk terus menyebarkan kabar baik, bahwa selalu ada kesempatan untuk pemulihan dan kembali pada esensi dasar manusia yaitu rekan sekerja Allah untuk dunia yang lebih baik.

Untuk lebih jelasnya program dan layanan yang tersedia di rumah singgah Caritas PSE ini, adalah sebagai berikut:

  • Penjangkauan komunitas. Target penjangkauan adalah komunitas berisiko tinggi seperti pengguna narkoba (dengan jarum suntik dan non jarum suntik), anak jalanan, pelajar dan mahasiswa serta masyarakat umum.
  • Konseling dan konsultasi. Layanan ini difokuskan untuk masalah-masalah terkait dengan isu-isu narkoba dan HIV/AIDS.
  • Program penjara. Saat ini Rumah Singgah Caritas PSE telah menjalankan program penjangkauan di LAPAS kelas 1 Tanjung Gusta Medan. Program yang diberikan adalah tentang dampak buruk penyalahgunaan narkoba, HIV/AIDS dan isu kesehatan masyarakat lainnya. Penerima program ini adalah para warga binaan dan staff LAPAS.
  • Kelompok bantu diri. Salah satu aktifitas kelompok bantu diri adalah melakukan pertemuan 12 Langkah Narkotik Anonimus tiga kali dalam satu minggu.
  • Pertemuan komunitas, pertemuan ini adalah tempat para aktor lokal yang bekerja untuk isu penyalahgunaan narkoba dan HIV/AIDS di Medan untuk berkomunikasi, berbagi pengalaman serta sarana membangun jaringan dalam rangka meningkatkan pelayanan terkait isu pengurangan dampak buruk narkoba di masyarakat.


Frans Judea Samosir, S.Psi (Coord of Case Manager cum Outreach Worker)