Kursus Pembuatan Jahe Instan (Sari Jahe)

Senin 09 Mei 2016 Team Yayasan Caritas Pengembangan Sosial Ekonomi Keuskupan Agung Medan (YCPSE KAM) RP. Markus Manurung OFMCap (Direktur YCPSE KAM), Sr. Nicoline Banjarnahor KSFL dan Buha Simbolon sebagai Staff divisi Ekora berangkat dari Medan menuju ke Paroki St. Stepanus Martir Pamatangraya Kab. Simalungun dalam rangka melakukan kursus pembuatan Jahe Instan guna peningkatan nilai tambah produksi (Value Added) kepada anggota kelompok tani budidaya tanaman Jahe yang sudah 3 tahun berjalan di Tiga Stasi, yakni Stasi Mappu, Silautomuan dan Gunung Meriah Panei.

Hal ini dilakukan YCPSE KAM dikarenakan rendahnya nilai tambah produk yang dinikmati oleh petani. Petani menjual produk pertanian hasil panen begitu saja. Banyak petani menjual hasil pertanian misalnya jahe ketika masih berada di lahan. Proses pemanenan hasil petanian dan pasca panen (pengolahan hasil pertanian) seperti proses pengeringan

, penggilingan, pengemasan dan penjualan kepada konsumen sering kali dilakukan oleh pihak lain. Padahal, nilai tambah yang besar berada pada proses pasca panen dan proses penjualan ini. Sementara risiko kegagalan usaha lebih banyak berada pada proses penanaman dan budidaya di lahan pertanian. Sehingga tak heran petani mendapatkan nilai tambah yang kecil dalam waktu lama dari penyiapan lahan sampai masa panen namun menanggung risiko kegagalan panen karena berbagai sebab. Dalam kondisi demikian sulit diharapkan petani mendapatkan kesejahteraan. Selain itu hal yang paling menarik dalam pertemuan ini adalah bahwa kelompok ini didirikan dengan harapan bisa mendirikan bangunan Gereja Stasi yang nantinya dananya di ambil dari hasil panen budidaya tanaman jahe tersebut, bahkan Stasi Mappu sudah berhasil mendirikan Gereja Stasi Baru dari penjualan hasil panen kelompok dalam budidaya tanaman jahe.

Setelah tiba di Paroki, Kehadiran Team YCPSE KAM disambut baik oleh RP. Angelo Purba OFMCap sebagai Pastor Paroki dan Bpk. Reliaman Tamba sebagai Seksi PSE Paroki Pamatang Raya, kemudian Team sudah dijadwalkan akan memulai kegiatan di tiga Stasi yakni pada hari senin 09 Mei 2016 pukul 15:00 wib sampai selesai di Stasi Mappu, Selasa 10 Mei 2016 Pukul 08:00 wib – 12:00 wib di Stasi Silau Tomuan dan pukul 14:00 sampai selesai di Gunung Meriah Panei.

 

Stasi St. Vinsensius Mappu

Senin 09 Mei 2016 Kegiatan di Stasi ini mengalami kemunduran dari jadwal yangdi tentukan karena akses jalan menuju Stasi kurang bagus sehingga kegiatan dimulai pukul 17 :00 wib. Peserta yang hadir berjumlah 26 orang bersama P. Markus manurung dan Sr. Nicoline setelah tiba di tempat langsung mempraktekkan pembuatan jahe instan, mulai dari proses pembersihan jahe, menghaluskan, penyaringan, pengendapan hingga penggongsengan. pada waktu penggongsengan berlangsung hasil gongsengan tersebut tidak sesuai dengan yang diharapkan (gagal), alasannya pada proses itu peserta terlambat mengangkat adonan yang mengakibatkan adonan gosong, sehingga hasil tidak maksimal. Namun Team dan Peserta tidak menyerah begitu saja, diputuskan untuk mengulang kembali proses dari awal sampai mendapatkan hasil sesuai dengan harapan, akhirnya adonanpun berhasil hingga mendapatkan sari jahe.

 

Stasi St. Fransiskus Silau Tomuan

Selasa 10 Mei 2016 Pukul 08:00 wib, kegiatan kembali digelar bersama umat Stasi Silau Tomuan yang di hadiri 18 orang peserta. P. Markus Manurung OFMCap, memberikan penjelasan pembuatan jahe instan kepada peserta sembari praktek pembuatan jahe instan, peserta yang hadir sangat antusias untuk mendengarkan dan melakukan praktek walau di bawah teriknya matahari. Proses pembuatan sama seperti pembuatan jahe instan seperti sebelumnya di Stasi Mappu namun tidak mengalami kegagalan seperti yang terjadi di Stasi Mappu, hanya saja peserta kesulitan untuk menggongseng karena dibawah terik matahari panas yang berpadu dengan panasnya api

 

 

Stasi Gunung Meriah Panei

Selesai melakukan kegiatan di Stasi Silau Tomuan, Team YCPSE KAM kembali melanjutkan perjalananya menuju Stasi Gunung Meriah Panei tepatnya hari itu juga pada pukul 14:00 wib berangkat dari Stasi Silau Tomuan dan tiba di tempat pada pukul 15:00 wib dengan maksud melakukan hal yang sama seperti di Stasi sebelumnya yakni pembuatan jahe instan. Pertemuan ini dimulai pukul 16:00 wib dengan peserta yang hadiri 17 orang. Demikian kegiatan ini terlaksana dengan baik atas berkat Tuhan yang maha kuasa, semoga kegiatan ini dapat mewakili keingina dan harapan kita semua demi kesejahteraan masyarakat umumnya para petani yang ada di wilayah Keuskupan Agung Medan.