Pendidikan dan Pelatihan Penyulingan Obat Pengendali Hama Tanaman dan Pembuatan Pupuk Organik Padat dan Cair

Sabtu, 21 Januari 2017, Kegiatan pendidikan dan pelatihan penyulingan obat pengendali hama tanaman dan pembuatan pupuk organik padat dan cair dilakukan oleh PSE Paroki St. Petrus Rasul Rantau Parapat dan PSE Paroki St. Fransiskus Asisi Aek Nabara bekerjasama dengan Yayasan Caritas Pengembangan Sosial Ekonomi Keuskupan Agung Medan (YCPSE KAM) dari Divisi Ekonomi Kerakyatan (EKORA).
Dalam kegiatan ini PSE Paroki mengundang peserta utusan dari setiap Stasi yang ada di Paroki Rantau Parapat dan Paroki Aek Nabara. Peserta yang hadir dari dua Paroki tersebut 34 orang. Kegiatan ini dilaksankan di Aula Paroki Rantau Parapat.

Proses kegiatan ini diawali dengan sambutan dan pembukaan resmi dari Bpk Solo Sihombing DPP Paroki dan Bapak Ignasius Virgo Ananda Ketua PSE Paroki kemudian dilanjutkan dengan sesi pertama yaitu animasi pertanian organik sekaligus pemaparan teori pembuatan pupuk organik padat dan cair oleh Sr. Nicoline Banjarnahor KSFL dari divisi Ekora YCPSE KAM.

Selesai istirahat dilanjutkan dengan sesi kedua dari Bapak Pilipus Ginting dari PSE Paroki Saribu Dolok yang sengaja diundang oleh pihak YCPSE KAM berbagi pengalaman kepada peserta selama membina dan mendampingi kelompok dampingan PSE Paroki Saribu Dolok. Beliau juga memaparkan cara dan tehnik pembuatan obat alami (pestisida hayati) untuk pengendalian hama tanaman dengan cara penyulingan beberapa jenis tanaman obat dan pembuatan fermentasi obat alami dari berbagai jenis tanaman obat. Selesai pemaparan teori, kegiatan dilanjutkan dengan praktek pembuatan pupuk organik padat dan cair. Dan dilanjutkan dengan praktek langsung penyulingan beberapa tanaman obat dengan alat sulingan yang sudah disediakan oleh YCPSE. Umat sangat antusias dan merespon kegiatan ini. Mereka mengaku bahwa baru setelah mengikuti kegiatan ini mereka mengetahui cara menyuling bahan pestisida hayati dari berbagai tumbuh-tumbuhan yang berpotensi menjadi pengendali hama dan penyakit tanaman. Bersyukur dengan dilakukannya kegiatan ini, karena kami diperkaya dengan pendidikan dan pelatihan seperti ini papar salah seorang pengurus PSE Rantau Prapat.
Demikian kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan peserta masing-masing membawa hasil praktek penyulingan tanaman obat sebagai pengendali hama dan penyakit pada tanaman.

 


Setelah selesai di Paroki Rantau Parapat Sabtu, 21 Januari 2017, perjalanan berlanjut menuju Paroki Tanjung Balai dan pada hari Senin 23 Januari 2017 kegiatan yang sama yakni pendidikan dan pelatihan penyulingan obat pengendali hama tanaman dan pembuatan pupuk organik padat dan cair kembali dilakukan di Stasi Pasar X Sungai Loba Paroki Tanjung Balai yang di hadiri 30 peserta dari empat Stasi yaitu Stasi Pasar VII Sungai Loba, Pasar X Sungai Loba, Stasi Dalu-dalu dan Stasi Pertahanan Paroki Tanjung Balai. Dalam pertemuan ini hadir Bapak Landen Sihotang sebagai utusan dari seksi PSE Paroki Tanjung Balai.
Dalam sambutannya Bapak Landen Sihotang mengatakan bahwa kegiatan ini sangat dibutuhkan oleh para petani di Rayon Sungai Loba, karena pada umumnya petani di daerah tersebut mayoritas berpenghasilan dari hasil budidaya tanaman padi, sehingga untuk pengendalian hama dan penyakit tanaman padi dibutuhkan bahan alami yang bisa di racik sendiri dibandingkan harus membeli obat kimia dari toko dan mengingat harga obat-obatan kimi dari toko yang semakin meningkat. Kegiatan ini benar-benar kebutuhan petani yang ada di Rayon Sungai Loba

Proses kegiatan ini berlangsung selama satu hari yang dilakukan di Gereja Katolik Stasi Pasar X Sungai Loba Paroki Tanjung Balai. Kegiatan ini dimulai dengan pemaparan teori penyulingan tanaman obat hingga praktek menyuling sampai selesai. Setelah selesai proses penyulingan, hasil sulingan dibagi-bagi untuk dicoba pada tanaman masing-masing peserta.
Demikian kegiatan ini dilakukan. Mereka senang dengan kehadiran CPSE KAM karena membawa pengetahuan baru untuk meningkatkan produktifitas tanaman padinya. SEMOGA.