CARITAS PSE KAM MENYALURKAN BANTUAN KEMANUSIAAN KEPADA PENGUNGSI ERUPSI GUNUNG SINABUNG

Pada tanggal 21-25 Nopember 2013, tim Caritas PSE KAM menyalurkan bantuan kemuanusiaan untuk pengungsi Erupsi Gunung Sinabung. Berdasarkan informasi yang diperoleh tim Caritas PSE KAM yang ada di posko pengunsian, bahwa Frekuensi erupsi Gunung Sinabung di Karo, Sumatera Utara mengalami peningkatan. BMKG menyatakan frekuensi erupsi tertinggi terjadi sebanyak 17 kali pada Minggu, 24 November 2013.  Aktivitas erupsi ini menaikkan status aktivitas Gunung Sinabung dari siaga atau  level 3 menjadi awas level 4 pada Minggu 24 November 2013.

 

 

       Abu vulkanik erupsi 24/11/2013 mengeluarkan material batu dan pasir, hembusan debu vulkanik juga dirasakan secara acak dan telah mencapai daerah sekitarnya diantaranya Tiga Binanga dan Medan. Masa tanggap darurat diperpanjang untuk ketiga kalinya hingga 30 November 2013

 

       Erupsi pada 24/11/13 mengakibatkan penambahan penyintas. diperkirakan sebanyak 15.000 jiwa yang tinggal di radius 5 km dari Gunung Sinabung dan berasal dari 17 dusun dan 2 Desa, telah mengungsi di daerah Kabanjahe. Penambahan posko darurat yang terdaftar telah bertambah menjadi 23 posko setelah sebelumnya terdata16 posko pengungsian.

 

            Situasi Erupsi yang terjadi pada 24 november 2013, mengakibatkan adanya penambahan jumlah penyintas dan posko darurat di sejumlah titik. Dilaporkan perkiraan lebih dari 15000 jiwa telah mengungsi yang berasal dari Desa Sukameriah, Ds. Gurukinayan(Kecamatan Payung), Ds. Berastepu,Dsn Sibintun, Dsn. Gamber (Kecamatan Simpang Empat), Dsn Lau Kawar, Ds. Bekerah, Ds. Simacem, Ds. Sigarang-garang ( Kecamatan Namanteran), Ds. Mardinding (Kecamatan Tiganderket).

 

             Kondisi udara yang berabu telah menyebar secara acak dibeberapa tempat, cuaca cenderung hujan dan suhu Berastagi dan Kabanjahe dirasakan dingin dan berangin. Pemerintah Kab. Karo, menyarankan penduduk agar tidak melakukan aktivitas pertanian dalam radius 5 km, hal ini dilakukan karena erupsi terakhir  mengeluarkan materi pasir dan batu serta adanya kondisi pada siang hari sebagian penyintas kembali untuk mengambil hasil pertanian yang tersisa.

 

             Penyintas dilaporkan berada di posko yang sudah terdaftar dan posko lain yang terbentuk secara darurat. Berdasarkan data resmi 24 November 2013 dari posko Utama, diperoleh data jumlah pengungsi di 26 pos penampungan mulai dari tanggal 20-24 Nopember 2013. Pada tanggal 20 Nopember 2013 jumlah pengungsi 6214 Jiwa, tanggal 21 Nopember 2013 jumlah pengungsi 6226 Jiwa, tanggal 22 Nopember 2013 jumlah pengungsi 6301 Jiwa, tanggal 23 Nopember 2013 jumlah pengungsi 6367 Jiwa dan tanggal 24 Nopember 2013 jumlah pengungsi 11617 Jiwa. Dilaporka adanya posko –posko baru sejak 24 November yang belum terdaftar diantaranya posko Tiga Binanga.

 

 KEBUTUHAN MENDESAK

 

Melalui pengamatan dan wawancara di beberapa titik posko pengungsian diperoleh gambaran kebutuhan:

 

  • Adanya permintaan penyintas di beberapa titik posko yang berada di ruangan terbuka (Losd) dan ruangan tertutup terhadap  kaus kaki dewasa, anak-anak/bayi, selimut tebal dan tikar busa (alas tidur), dan terpal diantaranya di Posko Paroki Tiga Binanga, Posko Tiga Nderket, posko GBKP dan posko lainnya
  • Penyintas baik yang berada di posko dan daerah yang dilewati hembusan angin bermaterikan debu vulkanik sangat membutuhkan masker ( Tiga Binanga, Berastagi (tiga Nderket, Payung dll), Kabanjahe, dan Medan.
  • Kebutuhan air bersih per 24 November masih sangat dibutuhkan di beberapa titik terutama di Posko Tiga Nderket, Ds. Kuta Cane, Naman, Tiga Binanga (Posko Baru).
  • Kebutuhan sembako dan makanan tambahan (laukdan sayur )dibutuhkan di posko-posko lama terutama di posko baru yang belum terdaftar diantaranya posko Tiga Binanga yang terdiri dari 3000 jiwa
  • Adanya kebutuhan pemulihan trauma dari kondisi psikologis dirasakan oleh pengungsi di beberapa titik posko pengungsian.

 

            Dalam respon ini Caritas PSE bekerjasama dengan Paroki Kabanjahe, Paroki Berastagi, dan relawan dari beberapa paroki dalam memberikan bantuan dan dukungan psikologis dengan adanya ibadah dan hiburan di beberapa titik pengungsian.

 

Pada tanggal 24 November 2013, Caritas PSE Keuskupan Agung Medan memberikan dukungan dan bantuan:

 

 

 

Jenis Bantuan

Jumlah

Penerima

Masker

10,000 unit

 

 

Posko Paroki Kabanjahe (1200 jiwa)

Tikar busa ukuran 2x1,5 mtr

50 unit

Kaus kaki dewasa

600 unit

Kaus Kaki anak-anak

240 unit

Ikan kering

15 kg

Kacang

4 kg

Terpal 6x4 meter

3 unit

selimut

100 unit

Makanan pokok dan tambahan

2 hari

Paroki Tiga Binanga (3000 jiwa)

 

 

 

Sumber: Tim CPSE KAM, Pastor Paroki Berastagi, Pastor Paroki    Kabanjahe,  Koordinator posko, Posko Utama, Media (http://www.karokab.go.id)

 

/* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:Arial; mso-bidi-theme-font:minor-bidi; mso-fareast-language:EN-US;} table.MsoTableGrid {mso-style-name:"Table Grid"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-priority:59; mso-style-unhide:no; border:solid black 1.0pt; mso-border-themecolor:text1; mso-border-alt:solid black .5pt; mso-border-themecolor:text1; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-border-insideh:.5pt solid black; mso-border-insideh-themecolor:text1; mso-border-insidev:.5pt solid black; mso-border-insidev-themecolor:text1; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:Arial; mso-bidi-theme-font:minor-bidi; mso-ansi-language:EN-US; mso-fareast-language:EN-US;}