PERINGATAN HPS 2014 KEUSKUPAN AGUNG MEDAN

 

Peringatan Hari Pangan Sedunia tahun 2014 di Keuskupan Agung Medan dilakukan dengan berbagai variasi kegiatan di paroki-paroki, kevikepan, dan sekolah-sekolah perguruan katolik. Beberapa paroki sudah pernah menjadi tuan rumah HPS, misalnya: Paroki Parlilitan, Pakkat, Doloksanggul, Balige, Lintongnihuta, Paroki JLn. Bali Pematang Siantar, Kabanjahe, Pangururan, Onan Runggu, Paroki Padre Pio-Helvetia,

Paroki Perdagangan,Saribudolok dan pada tahun ini yang menjadi tuan rumah adalah Paroki Hayam Wuruk Medan.

 

Yayasan Caritas PSE sebagai penyelenggara dan fasilitator bagi paroki-paroki dan sekolah-sekolah yang mengadakan kegiatan HPS di KAM. Disamping kegiatan HPS, Caritas PSE pada saat ini sedang menangani korban bencana alam eropsi gunung sinabung. Caritas PSE ingin menyampaikan tema HPS 2014 kepada para pengungsi eropsi Sinabung lewat pemberian bahan makanan, peralatan sekolah dan pengobatan gratis pada korban eropsi sinabung. Maka, dengan demikian makna HPS kita dapat pahami sepagai upaya kita untuk membantu dan menolong sesama yang membutuhkan pertolongan.

 

Peringatan HPS sudah ada Sejak tahun 1993. Gereja KAM pertama kali merayakan HPS di desa Laetoras, Kecamatan Tarabintang, Kabupaten  Tapanuli Utara (Sekarang Kabupaten Humbang Hasundutan). Setiap tahun gereja KAM selalu merayakan HPS dengan variatif baik tempat maupun bentuk perayaannya

 

Dalam perjalanan waktu, cukup lama dipikirkan bentuk perayaan HPS yang pas di KAM ini. Maka beberapa kali perayaan HPS dilakukan dalam bentuk pemberdayaan. Satu hal juga yang sulit diubah adalah paham pimpinan gereja lokal dan umat sendiri, bahwa HPS sekolah-sekolah hanya untuk petani saja. Padahal perayaan HPS untuk semua umat dimana pun mereka berada.

 

Sejak taun 2004 fokus gereja KAM sekaitan dengan perayaan HPS adalah sosialisasi HPS itu sendiri ke berbagai paroki dan lapisan masyarakat dan lembata-lembaga yang ada di wilayah KAM.

 

Semakin lama gereja KAM semakin melibatkan banyak lembaga dalam hal melaksanakan kegiatan-kegiatan HPS. Tahun 2007-2014 gereja KAM sungguh melibatkan semua lembaga yang ada di KAM,  komisi-komisi, paroki-paroki dan sekolah-sekolah yang ada di wilayah KAM termasuk mulai dari tingkat TK-Universitas.

 

Tahun 2014 tema HPS Pangan Sehat – Keluarga Sehat. Tema ini coba digeluti dan diterjemahkan dalam berbagai kegiatan di konteks gereja KAM baik di paroki-paroki maupun sekolah-sekolah yang ada di KAM. Selain seminar tentang Pangan Sehat-Keluarga Sehat Caritas PSE juga membuat seminar ASG tentang Evanggelii Gaudium.

 

1.        Kegiatan-kegiatan umum

 

Dalam menyambut tema yang sudah dikirimkan dari KWI, gereja KAM mencoba mengadakan berbagai kegiatan yang bersifat umum. Caritas PSE KAM dan komisi PSE Paroki bersama komisi keluarga mengadakan lokakarya HPS di PPU Pematang Siantar. Tujuan dari lokakarya ini adalah mendalami dan membuat bahan permenungan untuk kegiatan HPS sesuai dengan tema yang ditentukan KWI. Caritas PSE KAM, Komisi PSE Paroki dan Komisi Keluarga coba membuat buku permenungan ibadat sabda untuk kegiatan HPS di paroki-paroki KAM dan sekolah-sekolah Katolik di KAM. Caritas PSE KAM, PSE Paroki dan Komisi Keluarga juga membuat penerjemahan buku permenungan tersebut kedalam empat bahasa daerah yaitu: bahasa Toba, bahasa Karo, bahasa Simalungun dan bahasa Karo. Disamping itu Caritas PSE KAM yang menjadi panitia perayaan HPS 2014, melakukan persiapan-persiapan seperti, mempersiapkan hadiah perlombaan untuk peserta lomba yaitu berupa mendali, piala, piagam dan bingkisan. Caritas PSE juga mempersiapkan tempat penginapan bagi peserta lomba maupun peserta seminar dari luar kota Medan.

 

 a.        Seminar bersama pada tanggal 18 Oktober 2014

 

Pada tanggal 18 Oktober 2014, Caritas PSE Keuskupan Agung Medan bersama dengan Komisi Keluarga Keuskupan Agung Medan mengadakan seminar Ajaran Sosial Gereja tentang “Evanggelii Gadium” yaitu Anjuran Apostolik pertama yang di tulis oleh bapak Paus Fransiskus. Tujuan dari seminar ini yaitu memperkenalkan dan mendalami anjuran apostolik yang di buat bapak Paus Fransiskus kepada seluruh umat katolik di Keuskupan Agung Medan. Bagaimana seruan bapa Paus Fransiskus dalam konteks sukacita injili, mewujudkan pangan sehat-keluarga sehat, sebagai sebuah kesaksian hidup.

 

Seminar tersebut diadakan di Aula Hayam Wuruk Medan. Peserta yang hadir diseminar tersebut terdiri dari; pengurus PSE yang ada disetiap paroki-paroki Keuskupan Agung Medan, perwakilan dari paroki-paroki yang ada di KAM, komunitas-komunitas susteran, biarawan/biarawati yang ada di wilayah kota Medan, perwakilan dari sekolah-sekolah, mulai dari sekolah TK, SD, SMP, SMA serta dari perguruan tinggi Unika Santo Thomas Medan dan dari umat yang ada di Paroki St. Antonius Padua Hayam Wuruk Medan. Seminar ini dimulai dari pukul 15.00 wib sampai dengan pukul 19.00wib. Kata sambutan dibawakan oleh Direktur Critas PSE KAM RP. Markus Manurung OFMCap, Vikjen KAM RP. Elias Sembiring OFMCap dan Bapak Wilopo Hutapea selaku ketua Komisi Keluarga KAM. Sebagai narasumber dalam kegiatan ini adalah RP. Kornelius Sipayung OFMCap.

 

 b.        Puncak perlombaan HPS 2014 untuk tingkat TK sampai SMA/SMK 18 Oktober 2014

 

Puncak perlombaan HPS 2014 dilakukan di tiga tempat yaitu, katolik center, aula hayam wuruk, ruangan sekolah SMP Putri Cahaya dan aula TK Fajar. Perlombaan yang dipertandingkan adalah: cerdas cermat tingkat SD kelas VI  (enam) dan pidato bahasa inggris dan bahasa indonesia tingkat SMP. Perlombaan yang lainnya seperti menulis doa, menulis puisi dan karya tulis sebelumnya sudah dinilai dan ditentukan dewan juri melalui hasil-hasil yang telah dikirimkan oleh setiap peserta kepada panitia HPS 2014.

 

c.         Perayaan Ekaristi bersama pada tanggal 19 Oktober 2014

 

            Pada tanggal 19 Oktober 2014, diadakan perayaan ekaristi bersama di Paroki St. Antonius Padua Hayam Wuruk Medan, tepatnya pada Misa kedua. Perayaan ekaristi bersama ini di pimpin oleh Vikjen Elias Sembiring OFM Cap. Perayaan ekaristi ini diikuti dari perwakilan paroki, perwakilan dari komisi-komisi, perwakilan dari komuntas-komunitas susteran yang ada disekitar medan, peserta perlombaan HPS dari sekolah-sekolah KAM berserta pendampingnya dan umat paroki Santo Antonius Padua Medan.

 

       Perayaan ekaristi dimulai dari pukul 09.00 Wib sampai dengan pukul 10.30 Wib.

 

d.        Pembagian Hadiah Perlombaan pada tanggal 19 Oktober 2014

 

Setelah perayaan ekaristi bersama selesai, dilanjudkan dengan kegiatan pembagian hadiah. Panitia Hari Pangan Sedunia KAM mengumumkan para pemenang ditingkat Keuskupan Agung Medan, mulai dari tingkat TK, SD, SMP dan SMA.

 

 c. Pembagian bibit pohon

 

Caritas PSE membagikan bibit pohon kepada seluruh peserta yang hadir pada penutupan HPS 2014. Dengan adanya bibit ini diahrapkan bisa menjadi gerakan penanaman pohon produktif satu pohon per keluarga dan menciptakan penghijauan terhadap lingkungan hidup.

 

2.    Kegiatan di sekolah-sekolah

 

Caritas PSE KAM selaku yang memfasilitasi kegiatan Hari Pangan Sedunia juga mengadakan perlombaan-perlombaan mengenai Hari Pangan Sedunia dengan tema "Pangan Sehat-Keluarga Sehat" disetiap sekolah-sekolah katolik yang ada di Keuskupan Agung Medan. Pada perayaan HPS tahun ini, semua sekolah katolik yang ada di Keuskupan Agung Medan dilibatkan dalam perayaan HPS 2014.

 

            Berikut ini adalah tingkat sekolah yang dilibatkan dalam perayaan Hari Pangan Sedunia 2014.

 

a.                  Taman Kanak-kanak (TK)

 

Jumlah sekolah TK yang ikut merayakan HPS tahun 2014 di KAM sebanyak 19 sekolah dari 41 sekolah TK yang ada di KAM. Mereka merayakan HPS di sekolah masing-masing dengan permenungan dan perlombaan. Jenis perlombaan yang diadakan disekolah-sekolah tingkat TK adalah lomba mewarnai

 

 b.                  SD kelas 1-3

 

Perayaan HPS 2014 di tingkat Sekolah Dasar (SD) kelas 1-3 diisi dengan perlombaan menulis Doa Syukur atas pangan sehat.

 

Jumlah sekolah SD kelas 1-3 yang mengikuti perlombaan ini sebanyak 21 sekolah dari 43 sekolah yang ada di Keuskupan Agung Medan.

 

 c.       SD kelas 4-6

 

Dalam konteks perayaan HPS 2014 ditingkat Sekolah Dasar (SD) kelas 4-6 Caritas PSE mengadakan perlombaan yakni perlombaan membuat puisi dan khusus di kelas 6 lomba cerdas cermat. Jumlah sekolah SD Kelas 4-6 yang mengikuti perlombaan ini sebanyak 21 sekolah dari 43 sekolah yang ada di Keuskupan Agung Medan.

 

d.      Sekolah Menengah Pertama (SMP)

 

Sekolah Menengah Pertama yang ada di Keuskupan Agung Medan juga dilibatkan dalam perayaan HPS. Untuk SMP diadakan perlombaan Pidato di setiap sekolah SMP yang ada di Keuskupan Agung Medan. Jumlah sekolah SMP yang ada di Keuskupan Agung Medan yang mengikuti perlombaan pidato sebanyak 27 sekolah.

 

e.       Sekolah Menengah Atas (SMA)

 

Sekolah Menengah Atas (SMA) yang ada di Keuskupan Agung Medan juga dilibatkan dalam perayaan HPS. Ditingkat SMA diseluruh sekolah-sekolah yang ada di KAM, diadakan perlombaan Karya Tulis mengenai Hari Pangan Sedunia. Jumlah sekolah yang mengikuti perlombaan Karya Tulis sebanyak 17 sekolah.

 

f.       Final Lomba Pidato se KAM

 

Setelah diadakan perlombaan pidato di sekolah masing-masing SMP yang ada di wilayah Keuskupan Agung Medan, pada tanggal 18 oktober diadakan final lomba pidato yang dihadiri 27 Sekolah, masing-masing satu orang menampilkan pidatonya.

 

3.      Kegiatan di paroki-paroki

 

Perayaan Hari Pangan Sedunia di paroki-paroki cukup antusias, dimana umat di paroki-paroki melakukan berbagai kegiatan yang berhubungan dengan perayaan Hari Pangan Sedunia 2014 Keuskupan Agung Medan. Berikut ini adalah beberapa paroki-paroki yang melakukan kegiatan perayaan Hari Pangan Sedunia 2014 KAM.

 

 a.      Paroki Santa Maria Tarutung

 

Perayaan Hari Pangan Sedunia KAM 2014 juga dilakukan oleh umat Paroki Santa MariaTarutung pada tanggal 25 Agustus 2014. Paroki Santa Maria Tarutung diadakan seminar Hari Pangan Sedunia dengan tema Pangan Sehat-Keluaraga Sehat. Seminar ini dibawakan oleh P. Markus Manurung, OFMCap, Direktur Yayasan Caritas PSE KAM. Di Paroki Santa Maria Tarutung dilakukan beberapa kegiatan yang berhubungan dengan perayaan HPS, berikut kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh umat Paroki Santa Maria Tarutung.

 

ü  Seminar Penghijauan

 

ü  Kursus Agensi Hayati

 

b.      Paroki Siborong-borong

 

Paroki ini juga melakukan kegiatan Hari Pangan Sedunia pada tanggal 26 Agustus 2014. Kegiatan yang dilakukan yaitu; Seminar HPS dengan tema “Lingkungan Sehat berdampak pada pangan yang sehat dan keluarga sehat”.

 

c.       Paroki Santo Demianus Lau Baleng

 

Paroki Santo Demianus Lau Mbaleng juga melakukan kegiatan Hari Pangan Sedunia pada tanggal 02 September 2014. Kegiatannya adalah: gerakan penanaman pohon produktif satu per keluarga dan Seminar HPS dengan tema “Lingkungan Sehat berdampak pada pangan yang sehat dan keluarga sehat” jumlah peserta yang hadir 154 orang dari 14 Stasi di paroki Lau Baleng.

 

d.      Paroki Santo Yoseph Lawe Desky

 

Perayaan HPS di paroki Santo Yoseph Lawe Desky diadakan pada tanggal 03 September 2014 dengan melakukan kegiatan seminar HPS dengan tema “Lingkungan Sehat berdampak pada pangan yang sehat dan keluarga sehat”, kegiatan kursus agensi hayati Pestisida.

 

di paroki Santo Yoseph Lawe Desky. Jumlah peserta yang hadir 23 orang dari 15 stasi yang ada di paroki St. Yosep Lawe Desky.

 

 e.       Paroki Tiga Binanga

 

Dalam rangka HPS, Tiga Binanga mengadakan kegiatan pada tanggal 04 September 2014 yaitu; seminar penghijauan, pembuatan pupuk organik. Kegiatan ini dihadiri 36 orang peserta seminar.

 

 f.       Paroki Padre Pio Helvetia

 

Paroki ini mengadakan perayaan HPS pada hari Minggu 19 Oktober 2014 di aula paroki Padre Pio Helvetia. kegiatan yang dilakukan adalah perlombaan memasak dari non beras. Peserta yang hadir dari setiap stasi masing-masing 5 orang, perlombaan ini diikuti oleh 7 stasi di wilayah Paroki Padre Pio. Caritas PSE melengkapi fasilitas dalam perlombaan ini yakni menyertakan juri untuk menilai dan menentukan pemenag perlombaan.

 

g.      Kevikepan Pematangsiantar (Aula SMP Budi Mulia)

 

Kevikepan pematang siantar mengadakan kegiatan HPS yaitu seminar ASG tentang “Evangelii Gaudium” yang artinya suka cita injil. Acara ini diadakan pada hari sabtu 26 oktober 2014 dan sebagai narasumber adalah RP. Cornelius Sipayung OFMCap. Kegiatan ini dihadiri oleh beberapa imam, komunitas, utusan-utusan dari setiap sekolah dan komisi sekevikepan pematangsiantar.

 

 h.      Paroki Onan Runggu

 

Paroki Onan Runggu mengadakan kegiatan HPS pada tanggal 30 juni 2014. Ada dua kegiatan yang dilakukan yaitu pertama Seminar Lingkungan Sehat berdampak pada pangan yang sehat dan keluarga sehat”, sebagai narasumber dalam kegiatan ini adalah dr. Sahat Sidahuruk yaitu salah satu dokter dari Rumah Sakit Umum Harapan. Kedua Seminar tentang lingkungan hidup yang dibawakan oleh RP. Markus Manurung OFMCap.

 

 i.        Paroki Santa Perawan Maria diangkat kesurga (SPM)

 

Paroki SPM mengadakan suatu kegiatan tentang penanggulangan korban bencana Alam yaitu eropsi gunung Sinabung. Paroki ini memberi bantuan-bantuan kepada pengungsi eropsi sinabung baik berupa makanan, peralatan mandi dan tenaga (Relawan).

 

 g.      Paroki Medan Timur

 

Paroki Medan Timur mempertingati hari pangan sedunia dengan mengadakan kegiatan lomba memasak non beras. Kegiatan ini diikuti oleh beberapa stasi yang ada di Paroki Medan Timur.

 

 Catatan Akhir

 

Perayaan Hari Pangan Sedunia adalah perayaan kehidupan sehari-hari. Sebenarnya, perayaan HPS bukanlah perayaan yang asing dari kehidupan kita, sebab kita dapat merefleksikan banyak hal menyangkut kehidupan kita secara etis. Pangan adalah bagian utama dari setiap orang. Maka, semua orang dapat merayakan HPS dengan berbagai kegiatan baik yang menyangkut teknis maupun yang berkaitan dengan etis.

 

Makna perayaan HPS tahun 2014 ini juga tercantum dalam seruan dari bapa Paus Fransiskus tentang “Evanggelii Gaudium”. Bagaimana seruan bapa Paus Fransiskus dalam konteks sukacita injili, mewujudkan pangan sehat-keluarga sehat, sebagai sebuah kesaksian hidup. Latar belakang bapa Paus fransiskus mengeluarkan seruan apostoliknya disebabkan oleh krisis komitmen. Krisis itu tampak dari tumpulnya kegembiraan sejati akan injil. Kegembiraan manusia ternyata berakar pada hal-hal berikut:

 

Kenikmatan duniawi, dunia menawarkan banyak hal-hal yang nikmat. Contoh: manusia mencari makanan bukan lagi yang bergizi dan sehat, tetapi yang enak dan nikmat. Demikian pula dalam hal pekerjaan: manusia cenderung mencari pekerjaan yang gampang, sehingga kurang berani berjuang. Konsumerisme: sukacita manusia ketika mengonsumsi hal-hal yang tidak perlu dan tidak penting (banyak hal); manusia tidak mau ketinggalan zaman. Dalam konteks ini keinginan merupakan kriteria utama.

 

Rasa puas diri yang datang dari ketamakan hati, tamak itu berarti ingin memiliki banyak hal tanpa memperhatikan orang lain; manusia tidak berani mengatakan cukup atas sesuatu. Orang yang puas akan diri tidak akan lagi mempunyai ruang akan yang lain. Kesenangan yang dangkal, semu, tidak abadi. Kesadaran yang tumpul: tidak sadar akan fenomena ketidakdilan, penindasan hak azasi manusia yang ada di pelupuk mata. Kehidupan batiniah berpusat pada diri sendiri (egosentrisme), sehingga manusia tidak sanggup melihat kebenaran; yang salah dapat menjadi benar demi kepentingan pribadi. Hasrat untuk melakukan yang baik menghilang (pembiaran).Paus mengajak seluruh umat kristiani agar berkomitmen dalam panggilannya sebagai seorang Kristen yang sejati. Dengan seruan bapa Paus ini HPS akan semakin bermakna bagi setiap umat. Dimana setiap orang semakin sadar akan suka cita injil yang menciptakan kebahagian dan kesejukan di lingkungan kecil yaitu keluarga. Setiap orang mampu bekerja keras mencari pekerjaan bukan untuk keinginan melainkan untuk kebutuhan. Dengan demikian setiap orang akan menghargai hasil kerjanya sendiri. Segala kebutuhan makanan terpenuhi dengan pangan yang sehat.

 

Akhirnya, bermaknanya perayaan HPS itu di paroki, komunitas, sekolah kita masing-masing tergantung bagaimana kita merencanakannya. HPS itu punya arti bagi kita tidak tergantung dari Yayasan Caritas PSE yang menjadi animator KAM bidang HPS, tetapi tergantung kepada kita semua.